Berobat adalah usaha bukan penentu kesembuhan

Hampir semua dari kita pernah mengalami sakit. Baik yang hanya sekedar sakit ringan ataupun sakit parah yang mengharuskan operasi. Dari operasi tersebut ada kalanya yang mengharuskan untuk operasi besar. Seperti halnya operasi pengangkatan tumor. Dimana banyak yang menyakini bahwa tumor itulah yang menjadi sebab dari penyakitnya. Sehingga dengan anggapan seperti itu, seharusnya secara logika orang yang melakukan operasi pengangkatan tumor akan sembuh setelah operasi. Karena yang jadi sumber penyakitnya adalah tumor itu sendiri yang dalam operasi dikeluarkan dari tubuh. Namun dalam kenyataannya tidak demikian. Sehingga tidak jarang orang yang telah melakukan operasi pengangkatan tumor malah pergi menghadap kehadirat-Nya, bukan mendapatkan kesembuhan.

Kita sebagai umat beragama yang percaya pada Tuhan, harus menyakini bahwa tumor itu hanyalah wujud suatu penyakit, bukan merupakan sumber dari penyakit. Karena sesungguhnya yang menjadi sumber penyakit beserta obatnya adalah Allah. Allah yang Kuasa atas segala sesuatunya. Operasi pengangkatan tumor hanyalah salah satu usaha untuk mengangkat wujud dari suatu penyakit. Bukan usaha untuk mengangkat sumber penyakit. Sehingga tidak ada jaminan kalau operasi pengangkatan tumor berhasil, dengan otomatis sang pasien pasti sembuh. Bahkan sang dokterpun tidak bisa memberi jaminan akan hal itu. Itulah kenapa kita harus yakin kalau penyakit dan kesembuhan itu hanya berasal dari-Nya bukan dari usaha kita.

Karena usaha hanyalah suatu bentuk perjuangan seorang hamba agar Allah memberikan apa yang diharapkannya. Namun kepastian akan pemberian itu merupakan Hak Prerogatif Allah, dan kita tidak bisa mengganggu gugat atas keputusan-Nya. So mari kita tetap berdoa, selain harus usaha agar Allah mau memberikan apa yang kita harapkan.

“Seberapapun manusia berusaha, akhirnya Dialah sang Penentu Akhir. Kita hanya bisa pasrah menerima dan menjalaninya.”

Teruntuk Almarhumah Bu Lik Titik yang pergi menghadap kehadirat-Nya tadi pagi pukul 1 dini hari. Setelah operasi pengangkatan tumor di RS. Kariadi Semarang. Semoga arwahnya mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya. Dan keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan. Amiin ya Robbal A’lamin. Innalillahi Wa inna ilayhi roji’un.

Kupang, 15 Jumadil Awal 1432H

Advertisements

2 Responses to Berobat adalah usaha bukan penentu kesembuhan

  1. Yap, berdoa juga merupakan penunjang dalam kesembuhan kok!

    kangto
    seep, setuju….harus ada ikhtiar dan tawakal…
    salam persahabatan

  2. Iksa says:

    Ya kita kan berupaya ..
    Yang memberi kesembuhan hanya Dia ..

    kangto
    Yups, benar pak! Usaha dan doa harus sejalan dan yang pasti Dia sang penentu semuanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: