Diapun berkuasa atas diri kita dalam lelapnya tidur

Seringkali tanpa kita sadari, kita sering diberitahu oleh Allah bahwa betapa kuasanya Dia atas diri kita. Dan seringkali pula kita lupa akan hal itu. Ini karena kita masih beranggapan bahwa kitalah yang kuasa atas diri kita. Salah satu contohnya seperti apa yang baru saja dialami oleh teman saya tadi pagi. Sebagaimana dia ceritakan tadi malam selepas nonton acara di televisi dia bingung mau mengerjakan apa. Dalam kebingungan itu dia lalu memutuskan untuk tidur lebih awal dari biasanya. Dengan harapan agar bisa bangun tengah malam untuk melaksanakan sholat malam.

Singkat cerita, waktupun berjalan, sang temanpun tertidur dan dalam waktu yang terasa singkat, fajarpun menjelang. Karena lelapnya tidur dia baru terbangun setelah waktu menunjukkan pukul 4 dini hari, ini terlambat 1 jam dari yang direncanakan jam 3 dini hari. Suara alarm hpnyapun berbunyi. Namun entah karena godaan setan atau karena kemalasannya, diapun tak menghiraukan alarm itu. Diapun kembali tidur dan berharap akan terbangun setengah jam kemudian saat waktu sholat subuh datang.

Seperti biasa, alarm hpnya berbunyi nyaring. Namun waktu sudah menunjukkan pukul 6 pagi, bukan setengah lima seperti yang dia harapkan. Praktis dengan kejadian itu, diapun menyesal sekaligus kesal. Ternyata apa yang telah direncanakan tak berjalan sesuai dengan keinginan. Akhirnya, sampai saat ini diapun masih memendam rasa sesal dan kesal pada diri sendiri atas apa yang terjadi.

Dari kerjadian di atas, bisa kita ambil pelajaran, bahwa memang betapa kuasanya Dia atas diri kita. Dimana Dia bisa membangunkan kita seperti apa yang Dia mau bukan seperti yang kita kehendaki. Dan betapa kuasanya Dia menepati janjinya kepada setan, yang mengijinkannya untuk menggoda setiap manusia yang tidak dalam penjagaan-Nya.

Itu sebabnya kenapa kita selalu dianjurkan untuk mengharap perlindungan dari Allah setiap saat dan setiap waktu. Baik itu saat akan melakukan sesuatu ataupun mengakhirinya. Tak terkecuali juga saat mau tidur ataupun saat bangun tidur agar terhindar dari godaan setan yang terkutuk, yang seringkali membuat kita terjebak dalam kubangan lumpur yang sangat kelam.

So buat, teman-teman yang mengalami kejadian yang sama. Jangan terlalu menyalahkan diri sendiri. Namun ambilah sisi baik atas apa yang telah terjadi. Mungkin dengan kejadian di atas, Dia berharap agar teman tadi bisa lebih mendekatkan diri kepada-Nya dan menghindarkan dia dari jerat “keakuan” yang bisa menyesatkannya. Semoga kita selalu dalam Lindungan-Nya dan terhindar hari godaan setan yang terkutuk. Amin Ya Robbal A’lamin

Kupang, di sela-sela konsep SP2D 1 Jumadil Awal 1432H

Advertisements

5 Responses to Diapun berkuasa atas diri kita dalam lelapnya tidur

  1. Darin says:

    Entah kenapa, hal tersebut juga sering menimpa saya Pak. Memang kita sebetulnya tak bisa memastikan apa yang akan terjadi walau sudah di-set sedemikian rupa. Gangguan, distraksi, kenyamanan, sering jadi alasan yang melenakan. Untuk itu saya setuju, sudah semestinya kita selalu memohon lindungan-Nya.

    Btw, Kupang-nya dimana pak? Saya pernah lama di sana, di daerah Naikoten. 🙂

    kangto
    Mungkin sebagian besar kita pernah mengalaminya. namun sedikit yang mau mengambil hikmahya. jadi kebanyakan dari kit masih tetep terbelunggu dalam penyesalan yang tak berujung.
    Ane di daerah oebobo, jalan arah gubernuran

  2. kezedot says:

    aku suka baca postingan ini
    menarik
    salam pershabatan

    kangto
    Makasih, smoga barokah
    Salam persahabatan dari pulau Timor

  3. tulisan yang mencerahkan, subhanallah, semoga kita termasuk hamba-Nya yang selalu mendapatkan petunjuk dan bimbingan-Nya.

    kangto
    makasih pak, Amiin ya Robb. semoga kita selalu dalam lindungan-Nya

  4. manusia hanya bisa berencana Tuhan yang menentukan

    kangto
    Iya benar. Dialah Sang Penentu
    salam kenal

  5. Saya sering merasakan sesuatu saat tidur pulas, saya seperti ada yang bangunin untuk sholat apa mungkin itu malaikat atau siapa ya?
    ndak tau juga ;)), semoga kita selalu dalam lindungannya amin ya robal alamiennn….
    Salam persahabatan dan terima kasih :d.

    kangto
    Amin Ya Robbal A’lamin
    Salam persahabatan dan kembali kasih 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: